Tuesday, October 13, 2015

RPP IPA kelas 9. 11


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
Sekolah:
SMP/MTs
Mata pelajaran:
Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester:
IX/I
Alokasi Waktu:
3 JP

A.       Kompetensi Inti (KI)

KI 1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI 2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI 4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

B.       Kompetensi Dasar

1.2
Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
2.2
Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
3.5
Memahami konsep listrik statis, muatan listrik, potensial listrik, hantaran listrik, kelistrikan pada sistem saraf dan contohnya pada hewan-hewan yang mengandung listrik.
4.4
Melakukan percobaan untuk menyelidiki muatan listrik statis dan interaksinya, serta sifat hantaran listrik bahan.

C.       Indikator Pencapaian Kompetensi
1.       Menunjukkan perilaku rasa syukur terhadap keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.       Menunjukkan perilaku bekerja sama, santun, toleran, responsif dan proaktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
3.       Mengidentifikasi bagian-bagian sel saraf.
4.       Menjelaskan prinsip kelistrikan pada saraf manusia.
5.       Menyebutkan contoh hewan-hewan yang mengandung listrik.
6.       Menjelaskan prinsip kelistrikan pada beberapa hewan.


D.       Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran ini pada terdiri dari dua materi pokok.
1.     Kelistrikan pada Saraf Manusia
Muatan listrik negatif terdapat di dalam sel saraf dan muatan listrik positif terdapat pada bagian luar sel saraf. Sel saraf dapat menghantarkan rangsang karena adanya muatan yang tarik-menarik. Tarik-menarik muatan listrik pada saraf terjadi bila terdapat rangsangan dari neurotransmitter.
2.     Hewan-hewan yang menghasilkan listrik
Hewan menghasilkan listrik sebagai impuls rangsang dalam tubuhnya untuk menanggapi rangsangan, bergerak, berburu mangsa, melawan predator, atau bahkan navigasi.  Hewan-hewan yang menghasilkan listrik antara lain: ikan belalai gajah, ikan pari elektrik, hiu kepala martil, echidnas, belut listrik, dan lele elektrik.

E.        Kegiatan Pembelajaran

  1. Pertemuan Pertama: (.3 JP)
Kegiatan
Sintak Model Pembelajaran
Deskripsi
Alokasi Waktu
Pendahuluan

-          Menyiapkan peserta didik untuk belajar.
-          Guru melakukan apersepsi, dengan cara menghubungkan materi yang akan disampaikan tentang kelistrikan pada manusia dan hewan; dengan kelistrikan pada benda-benda bermuatan yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya (listrik statis).
-          Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana kegiatan.
-          Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran
-          Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.
15 Menit
Kegiatan Inti
Stimulation (Stimulasi/Pemberian
-          Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik kelistrikan pada saraf manusia dengan cara:
ü  mengajak seluruh peserta didik untuk memukulkan sikutnya ke meja.
90 Menit
Problem Statement (Pertanyaan/Identifikasi masalah)
-          Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan dengan demonstrasi di atas, sampai peserta didik dapat berpikir dan bertanya.
-          Peserta didik diminta merumuskan satu pertanyaan setelah berkaitan dengan demonstrasi di atas. Pertanyaan diarahkan terkait dengan kelistrikan pada saraf dalam menanggapi rangsang, seperti:
-          Mengapa kita merasakan sakit seperti tersetrum listrik ketika sikut dipukulkan ke meja?
-          Peserta didik diminta untuk membuat hipotesis atau jawaban sementara atas pertanyaan yang mereka rumuskan.
Data Collection (Pengumpulan Data)

-          Guru membagikan Lembar Kerja tentang kelistrikan pada saraf manusia
-          Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang telah dirumuskan.
-          Peserta didik membaca literatur/bahan bacaan tentang “Sel Saraf pada Manusia”
-          Peserta didik mengamati gambar sel saraf manusia, kemudian membaca tabel tentang bagian-bagian saraf manusia dan fungsinya.
Data Processing (Pengolahan Data)

-          Dalam kelompoknya peserta didik berdiskusi untuk mengolah informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan gambar dan bahan bacaan/literatur tentang “Sel saraf pada manusia”.
-          Peserta didik mengasosiasi informasi yang diperoleh sehingga dapat menjawab pertanyaan di dalam LK tentang kelistrikan pada saraf manusia.
Verification (Pembuktian)

-          Peserta didik memeriksa secara cermat rumusan hipotesis yang telah dibuat pada awal pembelajaran.
-          Peserta didik membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang telah dirumuskan dengan cara mencocokkan rumusan hipotesis tentang kelistrikan pada saraf manusia dengan konsep yang berhasil ditemukan dari buku sumber/literatur.

Generalization (Menarik kesimpulan)

-          Peserta didik menyimpulkan hasil pengumpulan informasi dan diskusi, misalnya:
ü menyimpulkan bahwa tubuh dapat merasakan rangsang dari lingkungan karena adanya sistem saraf yang memanfaatkan prinsip kelistrikan;
ü menyimpulkan bahwa kelistrikan juga terdapat pada beberapa hewan.
-          Peserta didik mengomunikasikan informasi yang telah diperoleh di depan kelas.
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang kelistrikan pada saraf manusia, dan hewan-hewan yang menghasilkan listrik.
Generalization (Menarik kesimpulan)

-          Peserta didik menyimpulkan hasil pengumpulan informasi dan diskusi, misalnya:
ü menyimpulkan bahwa tubuh dapat merasakan rangsang dari lingkungan karena adanya sistem saraf yang memanfaatkan prinsip kelistrikan;
ü menyimpulkan bahwa kelistrikan juga terdapat pada beberapa hewan.
-          Peserta didik mengomunikasikan informasi yang telah diperoleh di depan kelas.
Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang kelistrikan pada saraf manusia, dan hewan-hewan yang menghasilkan listrik.
Penutup

-          Peserta didik dan guru mereview hasil kegiatan pembelajaran.
-          Peserta didik ditugaskan membuat makalah tentang sifat kelistrikan pada saraf manusia dan beberapa hewan penghasil listrik untuk dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
-          Peserta didik mengisi Kuis tentang Konsep Listrik Statis.
15 Menit

F.        Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1.       Teknik penilaian
Teknik penilaian yang digunakan yaitu sebagai berikut.
Metode/Teknik penilaian
Bentuk Instrumen
Observasi
Lembar pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Tertulis
Tes Uraian dan Pilihan Ganda

2.       Instrumen penilaian
a.         Penilaian Kompetensi Sikap
1)    Lembar Pengamatan Sikap/Perilaku pada saat Diskusi

No
Nama Peserta Didik
Kerja Sama
Santun
Proaktif
Bijaksana
1





2





Kriterianya yaitu:
4 = sangat baik; 3 = baik; 2 = cukup; 1 = kurang

PENILAIAN DIRI

Topik: ......................                                                                                                Nama: ................
                                                                                                                                     Kelas: ...................

Setelah mempelajari materi Konsep Listrik Statis, kamu dapat melakukan penilaian diri dengan cara memberikan tanda V pada kolom yang tersedia sesuai dengan kemampuan.
No
Pernyataan
Sudah memahami
Belum memahami
1
Memahami jenis muatan listrik


2
Memahami konsep listrik statis


3
Memahami interaksi dua benda bermuatan listrik


4
Memahami hukum Coulomb


5
Memahami kelistrikan pada saraf


6
Memahami cara menghitung hambatan suatu kawat


7
Memahami sifat hantaran pada kawat



Catatan: skor 1 = Tidak; 2 = Ya
Nilai peserta didik menggunakan rumus: Nilai = Jumlah Sekor x 100
                                                                         2 x Jumlah Pernyataan

2)         Penilaian antarpeserta didik

PENILAIAN ANTARPESERTA DIDIK

Topik/Subtopik                  : ........................................            Tanggal Penilaian : ...........................................
Nama Teman yang dinilai: ........................................             Nama Penilai        :............................................

- Amati perilaku temanmu dengan cermat selama mengikuti pembelajaran IPA
- Berikan tanda v pada kolom yang disediakan berdasarkan hasil pengamatanmu.
- Serahkan hasil pengamatanmu kepada gurumu
No
Prilaku
Dilakukan/Muncul
Ya
Tidak
1
Mau menerima pendapat teman


2
Memaksa teman untuk menerima pendapatnya


3
Memberi solusi terhadap pendapat yang bertentangan


4
Mau bekerjasama dengan semua teman



Penskoran:
Pernyataan 1, 3, dan 4 : Ya = 2, Tidak = 1
Pernyataan 2 : Ya = 1, Tidak = 2
Nilai peserta didik dapat menggunakan rumus: Nilai = Jumlah Sekor x 100
                                                                                     2 x Jumlah Pernyataan


3)         Jurnal (Anecdotal Record)
JURNAL

Nama Peserta Didik    : …………...........................................……..
Kelas                              : .............................................................
Aspek yang diamati     : ………...........................................………..
No
Hari/Tanggal
Kejadian
Keterangan/ Tingkat Lanjut
1



2



3



4



Dst




b.         Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1.       Tes Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang benar.
1.     Bagian sel saraf yang berfungsi meneruskan impuls listrik dari badan sel saraf ke sel saraf lain adalah ....
a.        dendrit
b.       myelin
c.        akson
d.       nodus ranvier
2.     Zat kimia yang berfungsi untuk menghantarkan rangsang listrik dalam tubuh manusia adalah ….
a.          lipase
b.          neurotransmitter
c.          amilase
d.          esterogen
3.     Sel saraf sering diibaratkan seperti kabel listrik karena memiliki bentuk dan mekanisme kerja yang hampir sama. Pada sel saraf terdapat isolator listrik, yaitu ....
a.          akson
b.          dendrit
c.          myelin
d.          nodus ranvier
4.     Listrik dapat mengalir dalam saraf karena faktor-faktor berikut, kecuali ....
a.        ada rangsangan dari luar
b.       ada ion di dalam tubuh
c.        akson sebagai penghantar listrik
d.       myelin sebagai isolator listrik
5.     Ikan belalai gajah memiliki mulut yang panjang menyerupai bentuk belalai gajah. Ikan ini dilengkapi dengan organ khusus, yang disusun oleh ribuan sel electropax, pada bagian ekor yang mampu menghasilkan listrik statis bertegangan tinggi.
Pernyataan yang benar berkaitan dengan sel elektropax ini adalah ....
a.        sel electroplax menghasilkan muatan positif pada bagian dalam dan muatan negatif pada bagian luar
b.       sel electroplax menghasilkan muatan negatif pada bagian dalam dan muatan positif pada bagian luar
c.        sel electroplax hanya menghasilkan muatan negatif pada saat ikan beristirahat
d.       sel electroplax hanya menghasilkan muatan positif pada saat ikan beristirahat
Kunci Jawaban
Nomor
1
2
3
4
5
Jawaban
c
b
c
D
a

2.       Tes Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar.
1.       Sebutkan bagian-bagian sel saraf berikut dan jelaskan fungsinya.

2.       Sebutkan 3 jenis hewan yang dapat menghasilkan listrik dan jelaskan.
KUNCI JAWABAN
No
Jawaban
Skor
1

Bagian
Nama
Fungsi
A
Sinapsis
Mengirimkan impuls dari akson ke dendrit di sel saraf lain
B
Dendrit
Menerima impuls dari sel lain dan meneruskannya ke badan sel.
C
Akson
Meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lain atau ke sel otot atau ke sel kelenjar.
D
Selubung myelin
Mempercepat impuls saraf dengan membantu terjadinya loncatan muatan.
E
Nodus ranvier
Tempat terjadinya tarik-menarik muatan listrik di membran sel saraf.
F
Badan sel
Meneruskan impuls dari dendrit ke akson.
G
Inti sel
Di dalam inti sel terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.

Rubrik:
a. Jika dapat menyebutkan 7 bagian sel dengan benar (skor 10)
b. Jika dapat menyebutkan 7 fungsi sel dengan benar sesuai bagian sel (skor 20)
Skor = skor a + skor b
30
2
1.       Ikan Belalai Gajah
Ikan ini dilengkapi dengan organ khusus, yang disusun oleh ribuan sel electropax, pada bagian ekor yang mampu menghasilkan listrik statis bertegangan tinggi. Sel electroplax merupakan sel yang menghasilkan muatan negatif pada bagian dalam dan muatan positif pada bagian luar saat ikan belalai gajah dalam keadaan beristirahat. Arus listrik akan muncul pada saat otot ikan berkontraksi, pada saat itu pula ikan mampu mendeteksi keberadaan predator dan mangsa.
2.       Ikan Pari Elektrik
Ikan pari elektrik mampu mengendalikan tegangan listrik yang ada pada tubuhnya. Kedua sisi kepala ikan pari elektrik mampu menghasilkan listrik hingga sebesar 220 volt. Besar tegangan ini sama seperti besar tegangan listrik yang ada di rumah.
3.       Hiu Kepala Martil
Hiu kepala martil memiliki ratusan ribu elektroreseptor atau sel penerima rangsang listrik. Hiu kepala martil mampu menerima sinyal listrik hingga setengah milyar volt. Hiu kepala martil biasa menggunakan kemampuan mendeteksi sinyal listrik untuk mengetahui letak mangsa di bawah pasir, menghindari keberadaan predator, dan untuk mendeteksi arus laut yang bergerak sesuai medan magnet bumi.
4.       Echidnas
Echidnas memiliki moncong memanjang yang berfungsi sebagai pengirim sinyal-sinyal listrik untuk menemukan serangga (mangsa). Elektroreseptor Echidnas terus-menerus dibasahi agar lebih mudah untuk menghantarkan listrik. Hal inilah yang menyebabkan kebanyakan hewan yang memiliki sistem elektroreseptor berasal dari perairan.
5.       Belut Listrik
Penelitian menunjukkan bahwa belut listrik dapat menghasilkan kejutan tanpa lelah selama satu jam. Besarnya jumlah energi listrik yang dihasilkan tersebut diyakini dapat membunuh manusia dewasa.
6.       Lele Elektrik
Lele air tawar yang berasal dari perairan tropis di Afrika ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan listrik hingga sebesar 350 volt. Besarnya energi yang dihasilkan lele elektrik sama seperti energi listrik yang diperlukan untuk menyalakan komputer selama 45 menit.

Rubrik:
a. Jika dapat menyebutkan 3 hewan yang menghasilkan listrik dengan benar (skor 5)
b. Jika dapat menjelaskan alasan hewan tersebut menghasilkan listrik (skor 15)
Skor = skor a + skor b
50

Total skor soal nomor 1 dan 2
50


3.       Penilaian diskusi
Lembar observasi terhadap diskusi dan tanya jawab
Nama Peserta Didik
Peryataan
Jumlah
Pengungkapan gagasan yang orisinal
Kebenaran konsep
Ketepatan penggunaan istilah
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak
Ya
Tidak



























Keterangan: diisi dengan ceklis ( √ )
Skor: Ya = 1, Tidak= 0
Nilai = Jumlah Sekor x 100
            Skor Maksimal

4.       Penilaian Kompetensi Keterampilan

FORMAT PENILAIAN MAKALAH
Mata Pelajaran       : IPA
Kelas                         : IX
Klompok                   : 05
Tofik/subtofik          : Konsep Listrik Statis/Kelistrikan pada Saraf dan Hewan Penghasil Listrik
No
Nama Peserta Didik
Aspek yang dinilai
Catatan / Nilai
Kebenaran Konsep
Kelengkapan Gagasan
Sistematika

Tata Bahasa
1






2






3






4






Dst







Rubrik penilaian laporan
No
Komponen
Skor
1
Kebenaran Konsep
Skor 25 jika seluruh konsep IPA pada makalah benar
Skor 15 jika sebagian konsep IPA pada makalah benar
Skor 5 jika semua konsep IPA pada makalah salah
2
Kelengkapan gagasan
Skor 25 jika kelengkapan gagasan sesuai konsep
Skor 15 jika kelengkapan gagasan kurang sesuai konsep
Skor 5 jika kelengkapan gagasan tidak sesuai konsep
3
Sistematika
Skor 25 jika sistematika makalah sesuai aturan yang disepakati
Skor 15 jika sistematika makalah kurang sesuai aturan yang disepakati
Skor 5 jika sistematika makalah tidak sesuai aturan yang disepakati
4
Tata bahasa
Skor 25 jika tata bahasa makalah sesuai aturan
Skor 15 jika tata bahasa makalah kurang sesuai aturan
Skor 5 jika tata bahasa makalah tidak sesuai aturan
Keterangan:
Skor maksimal = Jumlah komponen yang dinilai x 25 = 4 x 25 = 100
Nilai = Jumlah skor       x 4
            Skor maksimal

3.       Pembelajaran Remedial dan Pengayaan 
Pembelajaran Remedial
Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian.
*       JIka terdapat lebih dari 50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 2,67; maka dilaksanakan pembelajaran remedial (remedial teaching), terhadap kelompok tersebut.
*       Jika terdapat 30%-50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 2,67; maka dilaksanakan penugasan dan tutor sebaya terhadap kelompok tersebut.
*       Jika terdapat kurang dari 30% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 2,67; maka diberikan tugas terhadap kelompok tersebut.
Setelah remedial dilaksanakan kemudian dilaksanakan tes ulang pada indikator-indikator pembelajaran yang belum tercapai oleh masing-masing peserta didik.
Pengayaan
Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang mendapat nilai di atas 2,67 dengan cara diberikan tugas mengkaji penerapan dan/mengerjakan soal-soal yang HOTS (High Order Thinking Skills).
G.       Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1.     Media/Alat
*       Kabel listrik
*       Gambar/charta sel saraf
2.     Bahan
*       Lembar Kerja
3.     Sumber Belajar
*       Buku IPA Terpadu Kelas IX dan sumber lainnya (Internet, buku literatur)

No comments:

Post a Comment